Pages

Tuesday, March 27, 2012

seharusnya menjadi hari yang biasa. rutinitas di akhir bulan. namun sejak sore kemarin, meski berita-berita di media massa, hari ini dipastikan "ramai".

pagi hari, sudah terdengar kasak-kusuk. "Nanti koordinasi dengan bem", "Langsung aja berangkat, kumpul di depan uni!", dll. apalagi saat lewat di daerah kost dekat uny. Jam tujuh yang biasanya masih lengang, kali ini tampak mahasiswa-mahasiswa yang "rajin" mendadak. Udah siap dengan almamaternya. Tampak spanduk-spanduk yang masih tergulung. Untuk inikah kalian pamit pada orang tua kalian untuk menimba ilmu? Demi pengharapan orang tua yang selalu mendoakan supaya putra-putrinya giat belajar di kampus? Supaya kelak mereka bisa menaikkan derajat keluarga mereka?

Aku berlalu dari semua pemandangan itu. Yang jelas, untuk pergi ke godean saja aku harus mengambil jalan memutar. Dua kali malah. SPBU yang relatif aman pun -untungnya- kudapati sebelum motorku mogok di tengah perjalanan.
Pun saat harus melewati satu-satunya jalan namun banyak berkerumun massa, kemungkinan terburuk....aku pulang jalan kaki. Bus trans tidak dapat diharapkan karena rutenya sudah banyak keblokir pastinya. Mending lelah kaki daripada lelah otak.

ba'da Isya'...
kupastikan untuk merehatkan seluruh badanku.
DIA memang benar-benar menguji bangsa ini.
Sama seperti saat aku melihat bintang-bintang yang bersinar di langit malam ini.

Apakah kamu juga sedang melihat bintang di langit saat ini, Li?
seandainya bisa ngobrol denganmu, kan kutunjukkan bintang yang paling terang di sebelah selatan.
Namun kuakui, mereka masih kalah terang dengan binar indah matamu.

[met malem...]

Saturday, March 17, 2012

benar-benar tenang

akhir pekan yang kuharapkan,
setelah semalaman "nostalgia" dengan teman-teman dari Doobutsen. absen setahun lebih, jangan harap bisa nangkring di urutan teratas :-D

alarm yang berisik, membangunkanku dari mimpi. mimpi yang cukup mengganggu. aku seolah merasa harus marah. sedikit-sedikit marah. apapun alasannya.

Friday, March 9, 2012

hufff...

pagi, ketika kubuka mata. aku belum ingin bangun. aku masih ngantuk. siang, aku ingin santai di rumah, bukan di jalanan. namun tak bisa... tempatku di jalan!
sore, inginnya cangkruk di warung burjo sambil cuci mata, main bola di lapangan sebelah, tapi nyatanya, aku terkungkung di kantor hingga petang.
malam, tidur nyenyak dan malam enak, sementara yang kulakukan? mikirin target besok!


FUCK THE DAY!

Monday, March 5, 2012

Memangnya siapa kita?

Akan selalu bertemu kecewa, saat kita berharap dalam sekejap, dapat merubah karakter suami sebagai pasangan hidup, sesuai keinginan kita.

Memangnya, siapa kita?

Kita bukan ayah ibunya yang telah mengasuhnya seperempat abad lebih. Ayah ibunya tak pernah menuntutnya untuk menjadi sesiapa, cukup menjadi seorang anak lelaki yang baik saja. Sedang kita, baru menikah dengannya seumur jagung, tapi tuntutan padanya kadang berderet panjang seperti struk belanja bulanan.

Sunday, March 4, 2012

urgently required

maaf yach,,,
sengaja malam-malam aku telpon dirimu.
Udah hampir seminggu ini ada orang (kurang ajar) kirim SMS. Seharian tadi aku coba matiin nomer yang selama ini aku pakai, tapi ternyata itu orang tidak menyerah.

Ya udah deh, aku kroscek ke temen-temen yang sekiranya beberapa hari sebelum & sesudahnya, ada "hal-hal" di luar rutinitas.

Top of all, aku bisa bernapas lega ternyata nomor kamu tidak jadi hilang. Dunno... ~_^
met istirahat ajah!