Pages

Saturday, December 24, 2011

isn't it?

aku ingin menulis I LOVE YOU di batu bata, trus aku lemparkan ke kamu. Supaya kamu tau sakitnya merindukanmu...

penghujung tahun,
Tentunya yang sudah hapal dengan dayfree after exam, pastilah sudah mempersiapkan segudang rencana dan beragam what-to-do-list, namun kali ini untuk even yang lebih recreational. Saatnya melepas penat setelah berkutat dengan rutinitas harian. An happy phase of a life-work cycle ~_^.

dayfree or not, recreational or not, it has nothing to do with me.

Well, met apa ajah... :-*

Thursday, December 22, 2011

masihkah dia bersamamu?

A living-manual guide. Seringnya kita tidak atau belum menyadari arti kehadirannya. Sejak masih kecil? Wajar lah. Belasan tahun? Kita terlalu sibuk mewarnai dunia. A matured aged? Beruntunglah bagi mereka-mereka yang telah menyadarinya.

Wednesday, December 21, 2011

ada apa sih...

Derasnya hujan di sore hari menjadi alamat bagi dua hal. Urusan sore hari yang tertunda dan…serangan laron saat maghrib! Ketika hal itu terjadi, opsi yang ada hanyalah membuat corat-coret sambil menangkapi laron -kalau tidak ingin datang serangan gelombang kedua setelah laron, yaitu semut-.

Thursday, December 8, 2011

here...

masih termenung. and turning on PC wouldn't help either. padahal kalau jari-jemariku bisa bicara, sudah pasti mereka pada berteriak-teriak marah.
beberapa clip kerjaan, editing, several docs and articles, malah dua terjemahan (baru dikirim) terasa berat untuk dilanjutkan.
sudah lama aku tidak mengalaminya. saat itu, bisa dibilang very bad thing I've done.

Saturday, November 19, 2011

#3

i can't help but love you. you don't understand the pain your putting me through. do you even care. do you even love me. do you...?
'coz it's hard to completely stop loving you after so much time as been invested. it hurts to just give it all up. :-(

Thursday, November 17, 2011

#2

tiada satu pun di dunia ini yang dapat mengalihkan perasaanku padamu. namun nyatanya kamu bukan milikku dan satu-satunya yang dapat kulakukan adalah terus melangkah.

saat ini bisa dibilang otakku menyuruhku untuk berhenti, namun tidak dengan hatiku. I am patiently waiting for the best things to happen in my life. :-)

bahkan kalaupun satu-satunya cara kita bisa bersama hanyalah dalam mimpi, maka aku akan tidur selamanya sehingga aku akan selalu bersamamu dan takkan pernah kehilanganmu.

Wednesday, November 16, 2011

#1

ternyata akulah penyebab kenapa kepalaku sakit...karena berusaha MERAIH seseorang yang benar-benar tidak mau "diraih". I get it now.
bisa jadi aku lelah untuk berusaha menempatkan dimana diriku seharusnya berada dalam hidupmu, kalau kamu menginginkan dia meraih miliknya, ....aku benar-benar lelah. Ku tak bisa melakukannya lagi. Awalnya, aku berpura-pura tidak peduli namun yang kuinginkan adalah mendengar suaramu...Mendengarkan suara yang membuatku sekarat. Pastinya...aku butuh kamu.
Merindukan saat-saat ngobrol berjam-jam namun sekarang nyatanya sulit mengharapkannya.
Kuterbangun di pagi hari bukan karena mengingat mimpi semalam, namun sesuatu memberitahuku bahwa aku memimpikanku karena ada senyum di wajahku dan airmata di mataku.
You taught me how to love, you taught me how to trust, you taught me how to believe. The only thing you didn't teach me was how to live without you...X

Kamu pernah bilang "merindukanku". Ternyata aku tidak tahu kalau "rindu" ternyata ada batas kadaluarsanya.

Saturday, November 12, 2011

Shopping

Tempat wajib bagi para pelajar, mahasiswa,…dan kutu buku. Kalo mau membayangkan ya bayangin aja Pasar Pahing ato Pasar Bandar, tapi isinya bukan baju & sembako lo…,melainkan buku. Ya, book only.

Taman Pintar

Ini dia, yang namanya Taman Pintar. Jadi jujugan ga cuma anak-anak kecil plus ortu mereka, tapi para pelajar dari berbagai daerah. Waktu yang terbatas hanya mengijinkan aku buat take picture only.

An Hasty Decision

Semoga dia tidak benar-benar mengganti nomornya. Kutekan tombol cepat yang memang sengaja kuatur di ponselku. Tutt…tutt….ah, masih aktif!
Tapi aku merutuk, kenapa tidak kemarin-kemarin. Hhhhh…!!
And the conversation went as usual. The longing of her in my mind, I expressed. What her did to her account, that I want an explanation. “I deactivated it,” she reply briefly. Speechless for 2-3 seconds, what is goin’ here, I asked myself.
Don’t she know I always miss her?

Friday, November 11, 2011

Sapa bilang?!?

Wajarlah kalo sekarang benda ini sudah “punah” di bumi Kediri. Mengingat ponsel sudah bukan barang tertier, dan sudah menjadi lifestyle tiap orang. Kok benda ini, wartel aja juga sudah banyak yang tutup.
Tapi apa yang kutemui di pinggiran kota gudeg, benar-benar membuat langkahku terhenti.

Monday, November 7, 2011

a-n-e-h



Aneh. Kenapa aku (harus) menghadiri pertemuan di balai desa? Surat undangan tidak ada. Tapi tulisan yang ada di secarik kertas yang kupegang juga tidak salah. Tertera namaku disana. Ada juga nama orang-orang yang kukenal. Kalau saja aku punya nomor hape mereka, sudah tentu kuhubungi. Menanyakan apakah mereka sebelumnya mendapat undangan atau idem seperti aku.

Oke, aku akan datang dan menanyakan langsung ke panitia undangan. Berharap ada kekeliruan pada namaku disana. Karena kalau ternyata (memang) namaku benar adanya di daftar undangan,…aku tidak tahu harus bagaimana.

Friday, November 4, 2011

Hujan

Melek di rutinitas “baru”….eh, malah hujan.
Benar-benar… “hujan” lagi.
Mestinya aku senang, mengingat keputusan beberapa bulan yang lalu adalah sebuah keputusan bulat. Bukan sebuah keputusan yang diambil karena faktor situasi saat itu semata. At least, that’ll not includes me to why-me-people. :-D
Iseng-iseng kuketik kata hujan di Google. Kupersempit bidang pencariannya. Aku hanya bisa mesem melihat hasil yang terpampang di layar.
Sedikit yang membahas hujan itu sendiri, yang banyak malah “hujan” yang mereka alami.
Well... I’m in!
“Stop right there. Try to get out from stream. Exhausting is no good for our health. I’d to that if I were you.”

trapped

“your unregretfulness definitely brings pain and I’m suffering coz of it, for sure…why don’t you kill me instead?”


Aku ingat pernah membaca apdet status tersebut dari akun fesbuk seorang teman lama. Sekilas, memang tampak biasa saja. Karena memang kencenderungan “lebay” jadi hal yang bisa di-lumrah-kan kala kita berfesbuk ria.
Nothing special at that time. Even when I decided to ask the thread starter. Yang punya status cuma tersenyum getir.
“Yang terakhir tu serius, dab?”, tanyaku.
“Apa yang kamu rasakan kalau kamu, merasa harus menata ulang kusen pintu yang sama sementara kamu bukan tukang bikin rumah?”, dia balik bertanya.

Thursday, November 3, 2011

sendiri (lagi),,,

sendiri lagi,
mestinya aku tidak mengharapkanmu,
ketika dunia berputar.
kau meninggalkanku,
seakan terjatuh dari pohon,
ke tanah yang keras dan kesepian.
kau telah menemukan hati yang baru,
dan membuatku patah hati.
bagaimana aku bisa memperkirakannya?
kau telah berubah menjadi seperti casanova bergigi uang
sekarang yang ada hanyalah perselisihan
dan hidupku menjadi tak berarti...
betapa aku merindukan ranumnya bibirmu, dekapanmu, desah nafasmu,
kuharap engkau tahu...aku hanyalah orang bodoh bagimu!!!
sendiri lagi...seperti dulu.

Sunday, October 9, 2011

masih sama

23:07
nyampe. huff.
kulirik benda kecil di tanganku. masih sama.
kubuka pintu samping, tidak terkunci. pastinya yang pertama kuraih adalah gelas di rak piring. sejurus kemudian kubuka panci tempat minum, pelan-pelan... *doeNG!!*
sial! tetep aja nyenggol. :-(
kupikir satu gelas dulu, lalu lanjut membuka-buka apa saja yang ada di atas meja makan.
hmmm...abis masak-masak nih.
nasi, sambel kentang, mie..., plus dua potong ayam goreng.
bon appetite! ;-D

Friday, October 7, 2011

waiting at the dock

Panas yang sedemikian teriknya membuat makhluk itu tak kuasa untuk merebahkan badannya yang membuncit di keset pintu depan. Semilir angin yang datang dari arah selatan menambah kantuknya semakin terasa. Matanya menyipit,…hampir tertutup.
Ekornya yang panjang dikibas-kibaskan, sekedar supaya orang tahu dia tidak terlelap. Namun, bagi orang yang hafal perilaku kucing, bukan ekor yang menjadi acuan, melainkan telinga.

Monday, October 3, 2011

adding colour to my life

“iya, maaf.”
Tak cukup sekali, sengaja terkirim dua kali sepertinya. Awalnya, hanya ada dua kemungkinan. Seperti yang kuharapkan, atau sebaliknya.
Terkirim dua kali, seolah-olah memperbesar peluang untuk kemungkinan terakhir. Aku merutuk. Kenapa egoisme mudah sekali datang. *dammit*

Tuesday, September 27, 2011

Tepat 14:14

Bisa jadi "mimpi" adalah kata yang tepat. Mimpi adalah bunga tidur. PR bagi orang-orang yang serius mengkaji tentang apa sebenarnya mimpi itu. Sudah puluhan tayangan/talkshow membahas mimpi dari berbagai sudut pandang. Yang kuingat cuma satu, -ini sudah lama sekali- waktu itu seorang paranormal yang cukup terkenal di republik ini -bahkan notabene jadi anggota boyband latah (meski sebenarnya kurang pantas kalau disebut "boyband"), "dipertemukan" untuk memberikan pendapatnya mengenai apa sebenarnya mimpi itu. Lawan debatnya saat itu adalah seorang pengamat atau peneliti lah, ato apalah...orang intelek, yang punya latar belakang universitas ternama.

Monday, September 19, 2011

akhirnyaaaaa....

Akhirnya kuputuskan untuk retreat for a while. Mundur sementara. Pengharapanku untuk yang terbaik tetap berlaku, namun bila berkaca dari kejadian yang sudah-sudah, berencana untuk yang terburuklah yang seharusnya sudah set up. Sekilas, redaksi “berencana untuk yang terburuk” seolah-olah menyiratkan ada “inisiatif” untuk melakukan tindakan yang buruk (attempt an unappropriate act). Dan celakanya, cuma segelintir orang yang mampu memahami dimana seyogyanya arti dan tujuan dari kalimat “berencana untuk yang terburuk” tersebut.

Wednesday, September 14, 2011

cemilan itu ...

hmm... *kriuk, kriuk*
mmm... apa ya? *kress, kresss....kress!*
hap! Sejumput kacang klici (ga tau bahasa Indonesianya apa), kubebaskan dari penjara toples, untuk kemudian menunaikan tugas mereka,...sebagai makanan kudapan.

Sunday, September 11, 2011

ternyata kademen ki mau mergo luwe alias lapar

memang,
kemarau kali ini lumayan panjang. Cuaca siang dan malam seolah serasa di daerah padang pasir. Siang yang begitu panas menyengat, sementara malam tanpa kompromi dengan udaranya yang dingin menusuk tulang.

Tuesday, June 7, 2011

Saya Kecewa, mBak.....

Bisa dikatakan, toko Anda selalu dijejali pelanggan setiap kali buka. Yang beli handphone lah, casing lah, asessoris lah, flashdisk lah, kartu memori lah, …semua sarwo ono (serba ada) kalo urusan pernik-pernik handphone. Bahkan terhitung tiga kali saya sempat datang tapi toko Anda tutup, mBak. Bisa jadi (1) saya yang tidak tahu jam buka toko; (2) kemungkinan besar karena saya jarang banget punya urusan dengan yang namanya handphone. Bahkan kalau sampeyan (Anda) pengin tahu berapa kali saya punya handphone, belum ada dalam hitungan jari satu tangan.

Friday, May 27, 2011

Kartu IM3 Baru ^_^

Akhirnya, setelah menunggu selama tiga minggu, saya mendapat ganti kartu IM3. Kali ini bukan warna hijau yang menjadi dominan kartu IM3, melainkan kuning, jadi tampak seperti kartu Mentari. Customer Service Indosat yang saya datangi menjelaskan kalau kartu tersebut bisa digunakan untuk IM3 dan Mentari. Maksudnya, mungkin sekarang warna kartu diseragamkan. Itu yang saya paham, hehehe…

Thursday, May 26, 2011

Hoaheemmm....

Pintu rumah belum kututup. Rupanya kedua piaraan adikku memanfaatkannya untuk beringsut merebahkan diri di keset yang ada di dekat pintu. Letak keset itu ada di bagian dalam rumah. Melihat tindak-tanduk mereka, jelas hawa di luar lumayan dingin.